Apakah Kita Sudah Benar - Benar Merdeka?
Proklamasi
Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia.
Hal-hal jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan
dengan tjara seksama dan dalam tempo jang sesingkat-singkatnja.
Djakarta, hari 17 boelan 8 tahoen 05
Atas nama bangsa Indonesia.
Soekarno/Hatta
Dari Soedoet pandang saja... Djika kita menjimak tentang proklamasi, seharoesnja kita tahoe dan paham tentang arti kemerdekaan... mari kita renoengkan...tentang sejarah Indonesia, dan sejarah bagaimana kita bangsa Indonesia Merdeka!!!
Proklamasi Kemerdekaan Indonesia (Jumat, 17 Agustus 1945 M atau 17 Ramadan 1365 H) dibacakan oleh Ir. Soekarno yang didampingi oleh Drs. Muhammad Hatta di Jalan Pegangsaan Timur 56, Cikini, Jakarta Pusat.
6 Agustus 1945
2 bom atom dijatuhkan ke dua kota di Jepang, Hiroshima dan Nagasaki oleh Amerika Serikat. Ini menyebabkan Jepang menyerah kepada Amerika Serikat dan sekutunya. Momen ini pun dimanfaatkan oleh Indonesia untuk memproklamasikan kemerdekaannya.
7 Agustus 1945
BPUPKI berganti nama menjadi PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia).
9 Agustus 1945
Soekarno, Hatta dan Radjiman Wedyodiningrat diterbangkan ke Vietnam untuk bertemu Marsekal Terauchi. Mereka dikabarkan bahwa pasukan Jepang sedang menuju kehancuran tetapi Jepang menginginkan kemerdekaan Indonesia pada 24 Agustus.
10 Agustus 1945
Sementara itu, di Indonesia, Sutan Syahrir telah mendengar berita lewat radio bahwa Jepang telah menyerah kepada Sekutu. Para pejuang bawah tanah bersiap-siap memproklamasikan kemerdekaan RI, dan menolak bentuk kemerdekaan yang diberikan sebagai hadiah Jepang. Syahrir memberitahu penyair Chairil Anwar tentang dijatuhkannya bom atom di Nagasaki dan bahwa Jepang telah menerima ultimatum dari Sekutu untuk menyerah. Syahrir mengetahui hal itu melalui siaran radio luar negeri, yang ketika itu terlarang. Berita ini kemudian tersebar di lingkungan para pemuda terutama para pendukung Syahrir.
11 Agustus 1945
Jepang melalui Marsekal Terauchi di Dalat, Vietnam, mengatakan kepada Soekarno, Hatta dan Radjiman bahwa proklamasi kemerdekaan Indonesia dapat dilaksanakan dalam beberapa hari.
14 Agustus 1945
Saat Soekarno, Hatta dan Radjiman kembali ke tanah air dari Dalat (250 km di sebelah timur laut dari Saigon), Syahrir mendesak agar Soekarno segera memproklamasikan kemerdekaan karena menganggap hasil pertemuan di Dalat sebagai tipu busuk Jepang, karena Jepang setiap saat sudah harus menyerah kepada Sekutu dan demi menghindari perpecahan dalam kubu nasionalis, antara yang anti dan pro dengan Jepang. Hatta menceritakan kepada Sjahrir tentang hasil pertemuan di Dalat.
Sementara itu Syahrir menyiapkan pengikutnya yang bakal berdemonstrasi dan bahkan mungkin harus siap menghadapi bala tentara Jepang dalam hal mereka akan menggunakan kekerasan. Syahrir telah menyusun teks proklamasi dan telah dikirimkan ke seluruh Jawa untuk dicetak dan dibagi-bagikan. Soekarno belum yakin bahwa Jepang memang telah menyerah, dan proklamasi kemerdekaan RI saat itu dapat menimbulkan pertumpahan darah yang besar, dan dapat berakibat sangat fatal jika para pejuang Indonesia belum siap, Soekarno mengingatkan Hatta bahwa Syahrir tidak berhak memproklamasikan kemerdekaan karena itu adalah hak Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI).
15 Agustus 1945
Jepang menyerah kepada Sekutu. Tentara dan Angkatan Laut Jepang masih berkuasa di Indonesia karena Jepang telah berjanji akan mengembalikan kekuasaan di Indonesia ke tangan Belanda. Setelah mendengar desas-desus Jepang bakal bertekuk lutut, Soekarno dan Hatta mendatangi penguasa militer Jepang (Gunsei) untuk memperoleh konfirmasi di kantornya di Koningsplein (Medan Merdeka). Tapi kantor tersebut kosong.
Soekarno dan Hatta bersama Soebardjo kemudian ke kantor Bukanfu, Laksamana Maeda, di Jalan Imam Bonjol. Maeda menyambut kedatangan mereka dengan ucapan selamat atas keberhasilan mereka di Dalat. Sambil menjawab ia belum menerima konfirmasi serta masih menunggu instruksi dari Tokyo. Sepulang dari Maeda, Soekarno dan Hatta segera mempersiapkan pertemuan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) pada pukul 10 malam 16 Agustus keesokan harinya di kantor Jalan Pejambon No 2 guna membicarakan segala sesuatu yang berhubungan dengan UUD yang sehari sebelumnya telah disiapkan Hatta.
16 Agustus 1945
Gejolak tekanan yang menghendaki pengambilalihan kekuasaan oleh Indonesia makin memuncak dilancarkan para pengikut Syahrir. Pada siang hari mereka berkumpul di rumah Hatta, dan sekitar pukul 10 malam di rumah Soekarno. Sekitar 15 pemuda menuntut Soekarno segera memproklamasikan kemerdekaan melalui radio, disusul pengambilalihan kekuasaan. Mereka juga menolak rencana PPKI untuk memproklamasikan kemerdekaan pada 16 Agustus.
Peristiwa Rengasdengklok
Rapat PPKI pada 16 Agustus pukul 10 pagi tidak dilaksanakan karena Soekarno dan Hatta tidak muncul. Peserta rapat tidak tahu telah terjadi peristiwa Rengasdengklok. Para pemuda pejuang, termasuk Chaerul Saleh, yang tergabung dalam gerakan bawah tanah kehilangan kesabaran, dan pada dini hari tanggal 16 Agustus 1945 mereka menculik Soekarno (bersama Fatmawati dan Guntur yang baru berusia 9 bulan) dan Hatta, dan membawanya ke Rengasdengklok, yang kemudian terkenal sebagai peristiwa Rengasdengklok. Di sini, mereka kembali meyakinkan Soekarno bahwa Jepang telah menyerah dan para pejuang telah siap untuk melawan Jepang, apa pun risikonya.
Pertemuan Soekarno/Hatta dengan Jenderal Yamamoto
Malam harinya, Soekarno dan Hatta kembali ke Jakarta, bertemu dengan Jenderal Yamamoto dan bermalam di kediaman wakil Admiral Maeda Tadashi. Dari komunikasi antara Hatta dan tangan kanan komandan Jepang di Jawa ini, Soekarno dan Hatta menjadi yakin bahwa Jepang telah menyerah kepada Sekutu, dan tidak memiliki wewenang lagi untuk memberikan kemerdekaan.
Naskah Proklamasi
Mengetahui bahwa proklamasi tanpa pertumpahan darah telah tidak mungkin lagi, Soekarno, Hatta dan anggota PPKI lainnya malam itu juga rapat dan menyiapkan teks Proklamasi yang kemudian dibacakan pada pagi hari tanggal 17 Agustus 1945.
Sebelumnya para pemuda mengusulkan agar naskah proklamasi menyatakan semua aparat pemerintahan harus dikuasai oleh rakyat dari pihak asing yang masih menguasainya. Tetapi mayoritas anggota PPKI menolaknya dan disetujuilah naskah proklamasi seperti adanya hingga sekarang. Para pemuda juga menuntut enam pemuda turut menandatangani proklamasi bersama Soekarno dan Hatta dan bukan para anggota PPKI. Para pemuda menganggap PPKI mewakili Jepang. Kompromi pun terwujud dengan membubuhkan anak kalimat ”atas nama Bangsa Indonesia” Soekarno-Hatta. Rancangan naskah proklamasi ini kemudian diketik oleh Sayuti Melik.
Isi Teks Proklamasi
Isi teks proklamasi kemerdekaan yang singkat ini adalah:
Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia.
Hal-hal jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan
dengan tjara seksama dan dalam tempo jang sesingkat-singkatnja.
Djakarta, hari 17 boelan 8 tahoen 05
Atas nama bangsa Indonesia.
Soekarno/Hatta
-------------------------------------------------------------------------------------
Di sini ditulis tahun 05 karena ini sesuai dengan tahun Jepang yang kala itu adalah tahun 2605.
Teks diatas merupakan hasil ketikan dari Sayuti Melik (atau Sajoeti Melik), salah
seorang tokoh pemuda yang ikut andil dalam persiapan proklamasi.
Sementara naskah yang sebenarnya hasil gubahan Muh.Hatta, A.Soebardjo, dan dibantu oleh
Ir.Soekarno sebagai pencatat. Adapun bunyi teks naskah otentik itu sebagai berikut:
-------------------------------------------------------------------------------------
Proklamasi
Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia.
Hal-hal jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan
dengan tjara saksama dan dalam tempoh jang sesingkat-singkatnja.
Djakarta, 17 - 8 - '45
Wakil2 bangsa Indonesia.
-------------------------------------------------------------------------------------
Makna Kemerdekaan Indonesia
-------------------------------------------------------------------------------------
Upacara Bendera 17 Agustus, berkumandangnya lagu Indonesia Raya, detik-detik Proklamasi, gelora salam Merdeka, derap langkah nasionalisme, renungan jasa para pahlawan, tabur bunga di makam pahlawan, berkobarnya semangat persatuan, panjat pinang, lomba makan kerupuk, dangdutan, perlombaan olah raga, serta berbagai kegiatan mengisi hari kemerdekaan, dan...dst...dst.
Memperhatikan perilaku berbagai kalangan masyarakat dalam memperingati hari kemerdekaan RI ke 63 ini. Semangat itu masih terasa, gelora untuk memajukan Indonesia Raya masih ada, kepedihan menahan beban ekonomi sedikit dilupakan untuk meramaikan Pesta Kemerdekaan Indonesia dalam kesederhanaan. Rasa malu sebagai akibat dari arah Indonesia yang tidak jelas sedikit terlupakan manakala menyanyikan lagu Indonesia Raya.
Teringat perasaan senasib ketika bangsa Indonesia berjuang mencapai kemerdekaannya.
Teringat persahabatan sejati kebangsaan Indonesia mengusir penjajah yang telah merampok kekayaan Indonesia.
Teringat luka...kematian...tangisan...teriakan...tatapan harapan. Semua dilalui dengan keberanian dan mimpi untuk membangun bangsa Indonesia yang bersatu dalam payung NKRI yang bersama-sama memakmurkan rakyat.
Mengapa sekarang kita menjadi penakut, menjadi pengecut, menjadi ragu-ragu, menjadi saling mencurangi, menjadi saling mencakar, menjadi saling curiga.
Mengapa kekuasaan menjadi rebutan, sementara tanggung jawab mengemban amanat penderitaan rakyat cenderung diabaikan. Kesombongan intelektual liberalisme menguasai sistem ekonomi yang kita pilih sekarang, akibatnya ekonomi liberal yang liar mencabik-cabik kekayaan bangsa yang terbagi-bagi hanya di kalangan elit. Pemerintah hanya menjadi penagih pajak yang tunduk pada kekuasaan yang telah dikuasai elit politik dan penguasaha. Korupsi belum juga menunjukkan penurunan yang berarti, ketidakseimbangan dimana-mana, semangat separatisme masih bergelaora seiring dengan antisipasi otonomi daerah yang miskin persiapan.
Apa sesungguhnya yang terjadi dengan negeri Indonesia yang semakin sering dilanda bencana, baik bencana alamiah maupun yang dirancang oleh tangan-tangan jahat penghianat bangsa.
Tidak seluruh kengerian dan mimpi buruk yang Blog I-I sampaikan merupakan akibat dari kepemimpinan nasional, tetapi juga menjadi nyata karena kita semakin egois, saling mendendam, masa bodoh, dan yang paling parah adalah pengecut, lebih parah lagi pengecut karena takut jatuh martabat, takut jatuh miskin, takut jatuh dari kekuasaan.
Akibatnya sebuah dosa besar bernama korupsi menjadi budaya, sementara sinergi kekuasaan dengan swasta kembali melahirkan jaring kolusi yang sangat erat. Meskipun rakyat mati terbenam lumpur, tidak akan lahir kepedulian sejati dalam ketulusan menolong sesama manusia Indonesia. Apa yang terjadi adalah...ini perusahaanku, hartaku...ini negaraku, akulah pemimpin yang berpengaruh, mulai dari tingkatan manapun, bila ego kejahatan AKUnya itu tetap besar, kita akan terus menyaksikan kerusakan demi kerusakan.
Makna kemerdekaan tidaklah hanya bersifat individual tetapi merupakan cerminan kondisi bangsa yang terdiri dari berbagai komponen. Bila kita hanya memikirkan diri sendiri, niscaya bagi mereka yang mapan dan memiliki kekuasaan dan akses yang luas...sungguh hidupnya sangat amat merdeka. Tetapi bagi mereka yang nasibnya tergantung pada orang lain, perasaan terjajah itu justru semakin dalam apabila orang-orang yang memiliki pengaruh dalam hajat hidup orang banyak tidak mampu, pengecut, atau bahkan tidak paham bagaimana mengelola sumber-sumber kehidupan orang banyak secara adil.
Makna kemerdekaan adalah awal terwujudnya mimpi membangun bersama NKRI untuk kesejahteraan rakyat. Menjaga keamanan seluruh warga dalam lindungan sistem hukum yang adil dan kokoh. Bukan personifikasi kekuasaan individual ke dalam sistem seperti terjadi di wilayah Yudikatif dan eksekutif, atau rancangan sikut-menyikut di legislatif. Diperlukan keinsyafan massal tentang pentingnya kesadaran bersama dalam mengelola seluruh potensi bangsa.
Makna kemerdekaan dalam kerangka demokrasi masih bisa menerima segala hiruk pikuk persaingan para elit untuk menjadi pengelola negara, namun semua itu dalam kepatuhan terhadap aturan main. Yang lebih penting lagi adalah keseriusan serta keberanian dalam menempuh jalan pembangunan yang akan berdampak luas dan positif bagi bangsa Indonesia. Segala perdebatan harus bisa dilaksanakan dalam semangat persatuan dan pada saatnya harus berhenti, para pihak harus mengerti dan mampu menerima secara legowo. Meskipun dendam dan sakit hati itu adalah sifat manusiawi, namun bila kebenaran sedang membimbing Indonesia Raya, kita patut mendukungnya. Sebaliknya bila kegelapan sedang berkuasa kita juga wajib menempuh langkah nyata untuk meneranginya.
Cinta... Sepenggal Kata Sejuta Makna...

Seperti sebuah tiupan angin, lembut dan mengantarkan kesejukan.
Angin, sesuatu hal yang abstrak tapi ketika dia sudah bertindak kasar, jangankan segundukan gunung pasir yang tinggi, bahkan gedung angkuh dan menara pencakar langit bisa luluh lantak tanpa sisa.
Demikian pula cinta, ia ditakdirkan sebagai satu benda tanpa bentuk, nama untuk beragam perasaan, judul untuk semua gemuruh hati, muara dari berjuta makna, wakil dari harapan tak terkira, kekuatan tak terartikan.
Kisah itu pun bermuara pada jatuh cinta, suatu peristiwa paling penting dalam sejarah kepribadian manusia sepanjang masa.
Cinta, mampu mengubah seorang pengecut jadi pemberani, yang pelit jadi dermawan, yang malas jadi rajin, yang pesimis jadi optimis, yang kasar jadi lembut, yang lemah jadi kuat.
Cinta merajut emosi manusia, begitu agung bahkan rumit sekaligus.
Maka syair Rabiah al adawiyah, Rumi, Iqbal Tagore, Kahlil Gibran, sampai legenda Romeo dan Juliet, Siti Nurbaya, Cinderella menjadi begitu abadi tersimpan di dalam lembar sejarah hidup manusia.
Bahkan penderitaan akibat kekecewaan kadang terasa manis karena cinta yang melatarinya... seperti Gibran yang kadang terasa menikmati Sayap-sayapnya yang Patah.
Sebuah kisah dari sang raja yang galau karena sang putra mahkotanya ternyata seorang pemuda, apatis, dan tak berbakat.
Suatu saat raja mencoba mengubah pribadi putranya dengan kata kunci: "The power of love". Sang raja kemudian mendatangkan gadis-gadis cantik ke istananya. Istana pun seketika berubah menjadi taman: semua bunga mekar di sana. Dan terjadilah sesuatu yang diharapkan, putranya jatuh cinta dengan seseorang diantara mereka. Tapi kepada gadis itu raja berpesan, "Kalau puteraku menyatakan cinta padamu, bilang padanya ,"Aku tidak cocok untukmu, Aku hanya cocok untuk seseorang raja atau seseorang yang berbakat menjadi raja."
Benar saja, putera mahkota seketika tertantang. Maka ia pun mempelajari segala hal yang harus diketahui oleh seorang raja dan ia pun melatih diri menjadi seorang raja. Dan seketika luar biasa, bakat seorang raja meledak dalam dirinya. Ia bisa, ternyata ia bisa! Dan semua karena cinta.
Cinta telah bekerja dalam jiwanya, sempurna. Dan memang selalu begitu, menggali jiwa manusia ke dalam, terus mendalam, sampai mata air keluhuran hati ditemukannya. Maka dari sana menyeruak luar biasa semua potensi kebaikan dan keluhuran dalam dirinya. Dari sana, mata air keluhuran mengalir deras, membanjir dan desak mendesak hingga bermuara pada perbaikan watak dan penghalusan jiwa.
Cinta membuat manusia jadi manusia, dan memperlakukan manusia di tempat kemanusiaan yang tinggi.
Kalau cinta kita kepada Allah membuat kita mampu memenangkan Allah dalam segala hal, maka cinta kepada manusia, hewan, tumbuhan atau apa saja, mendorong kita mempersembahkan semua kebaikan yang diperlukan untuk yang kita cintai. Dengan kata lain, cinta suci harus mampu membawa sesuatu yang dicintai pada kebaikan, pada hakikat cinta sejati, pada cinta Allah yang abadi. Jatuh cinta membuat manusia merendah, tapi sekaligus bertekad penuh untuk menjadi lebih terhormat.
"Kamu takkan pernah sanggup mendaki sampai ke puncak gunung iman, kecuali dengan satu kata: cinta. Imanmu hanyalah kumpulan keyakinan semu dan beku, tanpa nyawa, tanpa gerak, tanpa daya hidup, tanpa daya cipta. Kecuali ketika ruh cinta menyentuhnya. Seketika ia hidup, bergeliat, bergerak tanpa henti, penuh vitalitas, penuh daya cipta, bertarung dan mengalahkan diri sendiri, angkara murka dan syahwat." (Annis Matta)
Seperti itu pulalah cinta bekerja ketika harus memenangkan Allah atas diri sendiri dan yang lain, atau memenangkan iman atas syahwat.
Sebuah kisah pemuda kufa ahli ibadah, hingga suatu saat ia jatuh cinta pada seorang gadis, dan cintanya berbalas. Bahkan ketika lamaran sang pemuda ditolak karena sang gadis telah dijodohkan dengan saudara sepupunya, mereka tetap nekat. Gadis itu bahkan menggoda kekasihnya,"Aku datang padamu, atau kuatur cara supaya kamu bisa menyelinap ke rumahku", begitu penjelasan sesatnya.
"Tidak! Aku menolak kedua pilihan itu. Aku takut pada neraka yang nyalanya tak pernah padam!" itu jawaban sang pemuda sekaligus membuat sang gadis terhenyak. Pemuda itu memenangkan iman atas syahwatnya dengan kekuatan cinta. "Jadi dia masih takut pada Allah?", gumam sang gadis. Seketika ia tersadar, dan tiba-tiba dunia terasa kerdil di hadapannya. Ia pun bertaubat dan kemudian mewakafkan diri untuk beribadah. Tapi cintanya pada pemuda tidak mati. Cintanya berubah menjadi rindu yang berkelana dalam jiwa dan do'a-do'anya. Tubuhnya luluh latak didera rindu, dan akhirnya ia meninggal.
Sang pemuda terhentak. Itu mimpi buruk. Gadisnya telah pergi membawa semua cintanya. Maka kuburan sang gadislah tempat ia mencurahkan rindu dan do'a-do'anya. Sampai suatu saat ia tertidur di atas pusara sang gadis. Tiba-tiba sang gadis hadir dalam tidurnya, cantik, sangat cantik. "Apa kabar? Bagaimana keadaanmu setelah kepergianku?" tanya sang gadis.
"Baik-baik saja. Kamu sendiri di sana bagaimana,"jawabnya sembari balik bertanya. "Aku di sini dalam surga yang abadi, dalam nikmat hidup tanpa akhir." Jawab sang gadis. "Do'akan aku, jangan pernah lupa padaku. Aku selalu ingat padamu. Kapan aku bisa bertemu denganmu", tanya pemuda lagi.
"Aku tidak pernah lupa padamu. Aku selalu berdo'a agar Allah menyatukan kita di surga, teruslah ibadah. Sebentar lagi engkau akan menyusulku," jawab sang gadis. Hanya tujuh malam setelah mimpi itu, sang pemuda pun menemui ajalnya. Atas nama cinta, ia memenangkan Allah atas dirinya sendiri, atas nama cinta pula Allah akan mempertemukan mereka, dan cinta bekerja dengan cara itu.
Tersebutlah kisah Umar bin Abdul Azis, seorang ulama, seorang mujtahid. Ia besar di lingkungan istana megah bani Umayyah, dan hidup dengan gaya hidup mereka bukan gaya hidup ulama. Shalat jama'ah pun kadang ditinggalkannya, lantaran belum selesai menyisir rambut. Tapi begitu ia menjadi khalifah, ia pun bertaubat. Sejak itu ia bertekad untuk berubah dan mengubah dinasti bani Umayyah. "Aku takut pada neraka", katanya menjelaskan rahasia perubahannya pada Al-Zuhri.
Ia memulai perubahan besar dalam dirinya, istrinya, anak-anaknya, keluarga kerajaan, hingga seluruhnya. Kerja keras, walaupun hanya 2 tahun 5 bulan tapi membuahkan hasil luar biasa. Ia berhasil menggelar keadilan, kemakmuran dan kejayaan serta nuansa kehidupan zaman Khulafa'ur Rasyidin.
Tapi semuanya ada harganya, fisiknya anjlok..Saat itulah istrinya datang membawa kejutan besar; ia menghadiahkan seorang gadis kepada suaminya untuk dinikahi. Seorang gadis yang sudah lama dicintai dan sangat diinginkannya, begitu pun sebaliknya sang gadis.
Ironisnya, Fatimah istrinya, tidak pernah mengizinkan, atas nama cinta dan cemburu. Tapi sekarang justru sang istrinyalah yang membawa hadiah kepadanya. Fatimah hanya ingin memberikan dukungan moril kepada suaminya.
Itu saat terindah dalam hidup Umar, sekaligus saat paling mengharu biru.
Kenangan romantika sebelum perubahan, bangkit kembali dan menyalakan api cinta yang dulu pernah membakar segenap jiwa. Tapi saat cinta hadir di jalan pertaubatannya, ketika cita-cita perubahan belum usai ditunaikan.
Cinta dan cita bertemu muka dan bertarung dalam pelataran hati sang Pembaharu.
Apa yang salah kalau Umar menikahi gadis itu? Tidak ada! Tapi, "Tidak! Ini tidak boleh terjadi. Saya benar-benar tidak merubah diri saya kalau saya kembali kepada dunia perasaan semacam itu," kata Umar.
Cinta yang terbelah dan tersublimasi di antara kesadaran hingga berakhir di puncak keagungan.
Umar memenangkan cinta yang lain., karena memang ada cinta di atas cinta.
Akhirnya ia menikahkan gadis itu dengan pemuda lain.
Tidak ada cinta yang mati di sini. Karena sebelum meninggalkan rumah Umar, gadis itu bertanya, "Umar, dulu kamu pernah mencintaiku. Tapi kemanakah cinta itu sekarang?. " Umar bergetar haru, tapi ia kemudian menjawab, "Cinta itu masih tetap ada, bahkan kini rasanya lebih dalam!".
Cinta di atas cinta, dan adakah yang lebih mulia cintanya dari suatu Zat yang begitu mencintai kita?, yang tak pernah meninggalkan kita di saat kita galau dan bimbang. Cinta, semuanya atas nama cinta, bukanlah suatu hal yang salah apalagi tercela. Ia mampu mengangkat manusia menduduki posisi paling agung, ketika sang manusia mampu menempatkannya pada posisi terhormat di relung hatinya.
Allah memberikan kesempatan pada kita untuk menghirup dunia ini, itu atas cinta Allah pada kita. Allah telah menciptakan kita begitu sempurna, memberikan kita raga begitu rupa, memberikan kita waktu begitu raya, memberikan semuanya begitu berharga.
Allah pulalah yang selalu di sisi kita, melihat kita, mendengar kita, membimbing kita menuntun kita walau kita kadang luput untuk mengingat-Nya. Allah pulalah yang selalu hadir dalam kesendirian kita, di saat kita tersudut dalam keperihan, di saat kita terpuruk dalam kedukaan, di saat semua lupa pada kita.
Allah pulalah satu-satunya yang tak pernah mengecewakan kita atas sesuatu hal yang kita harap. Allah-lah satu-satunya yang Maha Pemberi terbaik bagi hamba-hambanya. Begitu besarnya cinta Allah kepada kita, tak tertandingi seluas langit dan bumi pun. Apakah kita, manusia, masih mampu menggantikan cinta-Nya dengan seorang hamba manapun yang lemah dan papa.....?
Sudah banyak orang yang memberi peringatan, rumor, gosip bahkan artikel majalah tentang bahaya plastik. Tetapi tetap saja hanya segelintir orang yang menggubris, peduli atau sampai meneliti lebih lanjut.
Plastik adalah salah satu bahan yang dapat kita temui di hampir setiap barang. Mulai dari botol minum, TV, kulkas, pipa pralon, plastik laminating, gigi palsu, compact disk (CD), kutex (pembersih kuku), mobil, mesin, alat-alat militer hingga pestisida. Oleh karena itu kita bisa hampir dipastikan pernah menggunakan dan memiliki barang-barang yang mengandung Bisphenol-A. Salah satu barang yang memakai plastik dan mengandung Bisphenol A adalah industri makanan dan minuman sebagai tempat penyimpan makanan, plastik penutup makanan, botol air mineral, dan botol bayi walaupun sekarang sudah ada botol bayi dan penyimpan makanan yang tidak mengandung Bisphenol A sehingga aman untuk dipakai makan. Satu tes membuktikan 95% orang pernah memakai barang mengandung Bisphenol-A.
Plastik dipakai karena ringan, tidak mudah pecah, dan murah. Akan tetapi plastik juga beresiko terhadap lingkungan dan kesehatan keluarga kita. Oleh karena itu kita harus mengerti plastik-plastik yang aman untuk kita pakai.
Apakah arti dari simbol-simbol yang kita temui pada berbagai produk plastik?
#1. PETE atau PET (polyethylene terephthalate) biasa dipakai untuk botol plastik yang jernih/transparan/tembus pandang seperti botol air mineral, botol jus, dan hampir semua botol minuman lainnya. Boto-botol dengan bahan #1 dan #2 direkomendasikan hanya untuk sekali pakai. Jangan pakai untuk air hangat apalagi panas. Buang botol yang sudah lama atau terlihat baret-baret.
2-HDPE#2. HDPE (high density polyethylene) biasa dipakai untuk botol susu yang berwarna putih susu. Sama seperti #1 PET, #2 juga direkomendasikan hanya untuk sekali pemakaian.
3-V#3. V atau PVC (polyvinyl chloride) adalah plastik yang paling sulit di daur ulang. Plastik ini bisa ditemukan pada plastik pembungkus (cling wrap), dan botol-botol. Kandungan dari PVC yaitu DEHA yang terdapat pada plastik pembungkus dapat bocor dan masuk ke makanan berminyak bila dipanaskan. PVC berpotensi berbahaya untuk ginjal, hati dan berat badan.
4-LDPE#4. LDPE (low density polyethylene) biasa dipakai untuk tempat makanan dan botol-botol yang lembek. Barang-barang dengan kode #4 dapat di daur ulang dan baik untuk barang-barang yang memerlukan fleksibilitas tetapi kuat. Barang dengan #4 bisa dibilang tidak dapat di hancurkan tetapi tetap baik untuk tempat makanan.
5-PP#5. PP (polypropylene) adalah pilihan terbaik untuk bahan plastik terutama untuk yang berhubungan dengan makanan dan minuman seperti tempat menyimpan makanan, botol minum dan terpenting botol minum untuk bayi. Karakteristik adalah biasa botol transparan yang tidak jernih atau berawan. Cari simbol ini bila membeli barang berbahan plastik.
6-PS#6. PS (polystyrene) biasa dipakai sebagai bahan tempat makan styrofoam, tempat minum sekali pakai, dll. Bahan Polystyrene bisa membocorkan bahan styrine ke dalam makanan ketika makanan tersebut bersentuhan. Bahan Styrine berbahaya untuk otak dan sistem syaraf. Selain tempat makanan, styrine juga bisa didapatkan dari asap rokok, asap kendaraan dan bahan konstruksi gedung. Bahan ini harus dihindari dan banyak negara bagian di Amerika sudah melarang pemakaian tempat makanan berbahan styrofoam termasuk negara China.
7-other#7. Other (biasanya polycarbonate) bisa didapatkan di tempat makanan dan minuman seperti botol minum olahraga. Polycarbonate bisa mengeluarkan bahan utamanya yaitu Bisphenol-A ke dalam makanan dan minuman yang berpotensi merusak sistem hormon. Hindari bahan plastik Polycarbonate.
Masih banyak sekali barang plastik yang tidak mencantumkan simbol-simbol ini, terutama barang plastik buatan lokal di Indonesia. Oleh karena itu, kalau anda ragu lebih baik tidak membeli. Kalaupun barang bersimbol lebih mahal, harga tersebut lebih berharga dibandingkan kesehatan keluarga kita.
Pada akhirnya. Hindari penggunaan plastik apapun di Microwave. Gunakan bahan keramik, gelas atau pyrex sebagai gantinya.
Hindari juga membuang sampah plastik terutama yang mengandung Bisphenol-A sembarangan karena bahan tersebut pun bisa mencemari air tanah yang pada akhirnya pun bisa mencemari air minum banyak orang.
Semoga informasi ini bermanfaat.
Sejarah Preman
lg Jalan2... Nemuin nih Artikel...KEN AROK, sang pendiri kerajaan Singosari itu, bisa dibilang tadinya preman juga. Ia memulai karir sebagai bandit dan jawara. Tentu, dia bukanlah orang pertama yang membuka akses ke kekuasaan lewat jalur "bawah tanah". Sejarah negeri ini memperlihatkan bahwa pada zaman pra-kolonial pun, jago, jawara, centeng, dan sejenisnya sudah jamak. Karena, memang ketokohan semacam itu merupakan sisi lain dari kekuasaan itu sendiri. Dalam hal ini, ia merupakan implementasi tak formal dari kekuasaan. Karena itu, sejarah preman di negeri ini bisa ditelusuri hingga jauh.
Pada zaman Hindia Belanda, premanisme tumbuh lebih subur. Pada masa ini, para preman semakin tampil ke permukaan. Di Batavia misalnya, para jagoan menguasai jaringan tenaga kerja. Mereka juga menjalin hubungan dengan jaringan pedagang Arab, dalang, pokrol bambu, guru-guru mengaji, serta pentolan-pentolan rampok di kampung-kampung pantai utara Karawang dan hutan-hutan di kaki gunung sebelah selatan. Hubungan tersebut kerap dimanfaatkan untuk menggerogoti kekuasaan kolonial. Karenanya, penguasa kolonial perlu mengerahkan Marsose dan Veldpolitie (polisi kota) untuk menghadapi para jagoan.
Selain pribumi, geng Cina dan Arab eksis juga hingga tahun 1945. Pada tahun 1942 contohnya, Karawang dicekam oleh kelompok Oey Soe Peng dan Tan Goan Kiat. Namun, menurut sejarawan Robert Cribb, para jagoan itu sebenarnya tak pernah membentuk serikat rahasia terstruktur seperti yang ada di Cina. Jadi, ikatan mereka relatif longgar dan cenderung mengandalkan patronase saja. Bukan formal organisatoris.
Modal seorang jawara atau centeng dalam membangun patronase adalah kedigdayaan, nyali serta lobi. Seorang pentolan preman biasanya dipercaya sakti dan pemberani. Selain kebal, mereka bisa membekali pengikutnya dengan jimat. Hubungan dengan penegak hukum mereka jalin, baik secara diam-diam maupun terbuka.. Acap juga mereka bertindak sebagai polisi informal bagi para tuan-tuan tanah yang menyewa mereka. Berkat hubungan baik, sering mereka tak perlu mendekam di bui, sekalipun telah membantai lawan. Hukum besi berlaku bagi mereka: yang kuat dan gesit menjadi pialang kekuasaan, sedangkan yang lemah dan lamban segera menjadi penghuni bui kolonial di Cipinang atau Glodok.
Zaman revolusi bisa dibilang merupakan era kejayaan para preman. Situasi yang serba-bergolak serta sumber daya perjuangan yang minim, membuat mereka dilirik oleh kaum pergerakan progresif. Contohnya antara lain Haji Darip, Pak Macem, Kiai Nurali, Camat Nata, dan Bang Pi-ie. Lasykar Rakyat Jakarta Raya, misalnya, beraliansi dengan Haji Darip, Pak Macem, K.H. Nurali, dan Camat Nata dalam menghadapi penjajah. Sosok para jagoan tersebut bisa mencerminkan ideologi kaum preman saat itu.
Haji Darip berbasis di Bekasi. Wilayah kekuasaannya mencakup Bekasi, Pulogadung, Klender, dan Jatinegara. Pemimpin Barisan Rakyat Indonesia itu, menurut Cribb, menggabungkan perampokan dengan patriotisme. Mangsa mereka adalah orang berkulit terang (Cina, Indo, Eropa) dan berkulit gelap (Ambon dan Timor).
Muhammad Arif alias Haji Darip lahir sekitar tahun 1900. Ayahnya, Gempur, adalah penguasa lama Klender. Pada usia tujuh tahun Haji Darip bersekolah di Mekah. Tiga tahun kemudian ia kembali ke Klender. Lalu, bekerja di jawatan kereta api dan menjadi jagoan. Ia terlibat dalam pemogokan kereta api pada tahun 1923. Lewat Barisan Rakyat Indonesia, jawara yang sempat menjadi pedagang itu menguasai lintasan kereta api di Jakarta Barat. Ia banyak berperan dalam Revolusi '45.
Setelah Proklamasi Kemerdekaan, tokoh yang dihormati sebagai pemimpin agama dan dianggap sakti itu tampil sebagai penguasa Klender. Ia berpengaruh dan disegani para pemimpin Republik di Jakarta. Hubungan pribadinya dengan tokoh revolusi Surabaya, Moestopo, telah mengengkat pamornya.
Di Cibarusa, tenggara Jakarta, pada masa yang sama berkuasa Pak Macem. Ia memimpin kelompok perampok yang sebagian besar anggotanya pejuang berpengalaman. Kegiatan mereka adalah penjarahan, teror, dan mengupayakan hak menentukan nasib sendiri. Di Cibarusa, tokoh intelijen Zulkifli Lubis pernah aktif. Kabarnya, ia pernah merekrut para penjahat Nusakambangan untuk keperluan operasinya.Tak jelas apakah ia berhubungan dengan Pak Macem juga.
Masih pada zaman revolusi, Iman Syafei yang akrab dipanggil Bang Pi-ie menguasai Senen. Bos kelompok Oesaha Pemuda Indonesia itu kelak masuk militer dan berdinas di Divisi Siliwangi. Banyak yang percaya bahwa ia mampu mengalirkan massa ke jalanan di Jakarta untuk unjuk rasa politik. Dalam peristiwa 17 Oktober 1952, disinyalir dia berperan dalam menggerakkan demonstran yang menentang parlemen.
Bang Pi-ie merupakan salah satu pentolan preman yang mencapai kedudukan tertinggi di pemerintahan. Jagoan yang meninggal pada tahun 1982 itu menjadi Menteri Negara Urusan Keamanan Rakyat dalam Kabinet 100 Menteri yang dibentuk Bung Karno pada 21 Februari 1966.
Pada masa revolusi itu, Kiai Haji Nurali "memegang" daerah berpaya-paya di utara Bekasi. Camat Nata dan Bantir di Bekasi. Pak Utom di Cianjur, Bubar di Karawang, Haji Akhmad Khaerun di Tangerang.
Perkembangan selanjutnya, beberapa jagoan itu mulai berorientasi pada kekuasaan formal. Bubar misalnya membenum diri sebagai Bupati Karawang dan menduduki kantor kabupaten. Haji Masum di Cilincing dan Haji Eman di Telukpucung, mengambil alih posisi pemerintah setempat. Pak Macem menjadi Kepala Polisi Cibarusa. Bantir dari Bekasi menjadi mantri polisi, Nata menjadi camat.
Haji Akhmad Khaerun menobatkan diri sebagai "bapak rakyat". Ia melangsungkan revolusi rakyat pada 18 Oktober '45, dengan menghalau seluruh aparat pemerintah setempat. Bupati Tangerang minggat ke Jakarta. Komite Nansional Indonesia Tangerang dibubarkan pada 21 Oktober '45 dan Khaerun menggantikan lembaga itu dengan presidium beranggota empat orang. Orang Jepang, Cina dan Eropa ditangkapi. Kalau tak diusir, mereka dihabisi. Hubungan dengan Jakarta diputus. Tangerang dinyatakan sebagai daerah otonom.
Khaerun, veteran aksi Partai Komunis Indonesia tahun 1926 di Tangerang itu, ahli kebatinan. Pendukungnya--banyak yang haji--dipersenjatai dan mereka disebut lasykar ubel-ubel. Khaerun bersahabat dengan Syekh Abdullah, peranakan Arab pimpinan Barisan Berani Mati atau Lasykar Hitam.
Pentolan kakap lebih suka membentuk lembaga kekuasaan sendiri, tanpa mengusik kekuasaan resmi. Contohnya, Haji Darip di Bekasi.
Ketika hubungan lasykar dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) makin buruk, para jawara itu pun terimbas. Sebagian dari mereka tewas dan yang masih mujur hanya dilucuti. Sebab, dianggap membangkang terhadap kekuasaan resmi. TNI terus berkonsolidasi dan lasykar-lasykar semakin tak mendapat tempat. Bahkan, akhirnya lenyap, baik karena melebur maupun karena diharamkan. Akan halnya preman, mereka tetap eksis sampai sekarang. Hanya mereka tak berpolitik secara terbuka lagi. Memang masih ada saja yang bereksperimen politik, terutama pada masa pembangkangan daerah terhadap pusat. Tapi, hasilnya tak begitu berarti.
* Pascarevolusi
Menyempitnya ruang gerak mereka bersamaan dengan konsolidasi TNI, membuat preman-preman lama tadi tersisih dari pentas besar. Keterbatasan lapangan kerja dan sulitnya ekonomi, menjadikan mereka kian tereliminasi. Akibatnya, banyak dari mereka yang mencoba menekuni kehidupan normal.
Perlahan para preman dari zaman revolusi ini surut. Usia mengadang mereka. Posisi mereka diambil oleh angkatan muda yang orientasi dan gayanya lain. Fenomena ini tampak makin jelas menjelang dekade '60-an. Di Medan misalnya, menurut kriminolog Purnianti Simangunsong, pada tahun 1958-60 muncul geng-geng. Mereka mengidentifikasi diri dengan simbol-simbol, topi, dan sepeda motor. Mereka dinamakan crossboy, karena sering nongkrong di perempatan jalan. Hal serupa terjadi di kota-kota besar semacam Jakarta, Surabaya, Semarang, dan Bandung. Tapi, menurut Rachmat Hidayat, Bandung-lah yang memulai berandalan bergaya cross boy itu. "Bandung lebih dulu dari Jakarta. Jakarta waktu itu belum ada apa-apa," ujar dia. Setelah Bandung, menurut Rachmat, menyusul Medan, baru Surabaya dan kemudian Jakarta.
Kelompok preman yang mencuat di Bandung pada tahun 1960-an dan 1970-an, antara lain Dollar di Cicadas dan Kobra di Bandung Tengah serta pusat kota. Kobra merupakan akronim dari nama pimpinanya, Kolonel Bratamanggala. Kobra kemudian dipegang Tatto Bratamanggala, anak angkat sang kolonel. Padepokan mereka sekarang bernama BBC (Buah Batu Club) dan dikomandani Kenken.
Selain itu, ada juga kelompok lain seperti Panbor, Sakarima, dan Cikaso Besi. Seiring waktu, para pentolan preman Bandung pun silih berganti. Namun, nama seperti Rachmat Hidayat, Kolonel Bratamanggala, Tatto, Kenken, Alex Bima (Cicadas), Suwarna, dan Yaya (Sakarima), Abas Ali (Cikaso Besi), Ade Madjid (Sukajadi), Martin Bule, Yudi Fox (Merdeka) atau Polce (Tongkeng) tetap dikenang.
Pada awal tahun 1960-an yang dominan di Medan adalah kelompok etnik. Seperti preman Karo, Batak, Aceh, Minang, dan Jawa. Agar tak gontok-gontokan lagi, H.M. Yoenan Effendi Nasution alias Pendi Keling pada tahun 1963 mencoba mempersatukannya dalam Persatuan Pemuda Kota Medan (P2KM). Tapi, organisasi ini tak berusia panjang. Bermunculan kelompok
baru yang namanya selalu memakai boys. Misalnya, Atla Boys pimpinan Richard Simanjuntak, Singa Boys (Jalan Singamangaraja).
Ada juga geng anak orang kaya yang kerjanya pesta dan hura-hura. "Waktu itu geng anak kaya ini bergaya ala James Dean dan Rock Hudson. Gaya twin-nya seperti Cubby Checker," kata seorang pentolan tahun 1960-an. Sampai saat itu, kelompok-kelompok ini tetap menjauhi tindak kriminal. Preman Medan baru terorganisasi setelah Pemuda Pancasila lahir.
Menginjak tahun 1960-an muncul dua kelompok kuat di Surabaya, yaitu Giant dan Viking. Kedua kelompok itu bersaing ketat dan kerap bentrok. Selain itu, ada juga geng perempuan, yakni Selendang Biru. Ibarat merpati yang mencari pasangan, cewek-cewek yang doyan merokok dan minum ini selalu hadir ketika Giant dan Viking perang tanding. Ganja dan morfin masih longgar saat itu.
Pasca-generasi ini muncul kelompok Besi Tua. Sebagian besar anggotanya orang Madura dan berlatar belakang kaum marginal. Musiknya dangdut. Setelah itu yang mencuat adalah kelompok band. Yang terkemuka adalah AKA. Band ini punya sejumlah pasukan, termasuk Lapendoz (laki-laki penuh dosa).
Hingga paro pertama tahun 1980-an, berandalan ugal-ugalan merupakan ciri khas premanisme di Indonesia. Setelah itu yang mencolok adalah premanisme yang digalang oleh organisasi kemasyarakatan dan pemuda (OKP), seperti PP, Forum Komunikasi Putra-putri Purnawirawan dan ABRI, Pemuda Panca-Marga atau Warga Jaya. Apakah dengan demikian preman kembali mendapat akses politik? Bisa juga.
My Favourite Anime Movie
![]()
Avatar: The Legend of Aang (Bahasa Indonesia: Avatar, pengendali angin terakhir; dikenal sebagai Avatar: The Last Airbender di Amerika Serikat dan beberapa negara) adalah sebuah serial animasi televisi Amerika yang ditayangkan oleh jaringan televisi Nickelodeon. Mengambil tempat di dalam dunia seni beladiri dan sihir unsur-unsur alam dengan pengaruh Asia, ceritanya mengikuti petualangan demi petualangan dari penerus gelar Avatar bernama Aang dan teman-temannya dalam perjalanan mereka menyelamatkan dunia dari Negara Api yang keji. Serial ini dituliskan dalam bentuk serial buku, dengan setiap episodenya dianggap sebagai sebuah "bab" (chapter) dan setiap musimnya disebut sebagai "buku" (book). Di Indonesia, film ini ditayangkan oleh Global TV.
Mau Download Movie Lengkapnya...??? Baca Dulu donk!! biar tau....![]()
Latar belakang
Avatar: The Legend of Aang mengambil tempat di sebuah dunia fantasi, tempat tinggal manusia, berbagai binatang fantastik, dan roh-roh. Peradaban manusia terbagi-bagi menjadi empat bangsa, Suku Air (Water Tribe), Kerajaan Bumi (Earth Kingdom), Pengembara Udara (Air Nomads), dan Negara Api (Fire Nation). Dalam setiap bangsa ada orang-orang yang dipanggil Bender (secara harfiah berarti "Pembengkok", namun dalam hal ini dianggap "Pengendali") yang memiliki kemampuan mengendalikan unsur alam sesuai bangsa mereka. Seni mengendalikan unsur alam ini merupakan perpaduan gaya seni beladiri dan sihir unsur alam.
Dalam setiap generasi, ada seseorang yang mampu mengendalikan setiap unsur, ialah yang dipanggil sebagai Avatar, roh dari planet yang menitis dalam bentuk manusia. Ketika seorang Avatar meninggal dunia, dia akan terlahir kembali di bangsa yang gilirannya selalu bergantian sesuai dengan siklus Avatar, yang seiring dengan musim: musim dingin untuk air, musim semi untuk tanah, musim panas untuk api, dan musim gugur untuk udara. Legenda mengatakan bahwa seorang Avatar harus mempelajari seni mengendalikan unsur sesuai dengan urutannya, dimulai dengan unsur asli bangsa sang Avatar, namun terkadang urutan ini bisa dilewat jika keadaan memaksa. Mempelajari pengendalian unsur yang berlawanan dengan unsur asli bangsa seseorang adalah hal yang teramat sulit karena perbedaan gaya seni beladiri dan doktrin-doktrinnya.
Ikhtisar alur cerita
Seabad sebelum pembukaan cerita serial ini, Aang, seorang anak laki-laki pengendali angin berusia 12 tahun dari Kuil Udara Selatan milik kaum Pengembara Udara, diberitahu oleh para tetua bahwa ia adalah "Sang Avatar". Biasanya, seorang Avatar diberitahu jati dirinya sebagai seorang Avatar ketika ia beranjak 16 tahun, namun, para biksu takut akan perang yang terjadi diantara keempat bangsa akan segera terjadi dan dalam waktu singkat seorang Avatar akan diperlukan untuk menjaga keseimbangan dan kedamaian dunia. Hal ini membuat Aang sangat kebingungan dan tertekan. Singkat cerita, Aang kabur dari Kuil Udara Selatan, namun di tengah jalan ia bertemu dengan badai yang sangat besar dan ia bersama Appa (seekor banteng terbang raksasa miliknya) jatuh tenggelam ke dalam laut. Tetapi Aang segera membuat bola udara mengitari tubuhnya dan Appa sehingga ia tidak basah. Bola udara tersebut membekukan air di sekitarnya sehingga Aang dan Appa terkurung di dalam bongkahan es.
Pengaruh dari budaya
Serial Avatar banyak meminjam seni dan mitologi dari benua Asia untuk menciptakan sebuah dunia fiksi. Avatar juga mencampur filosopi, bahasa, agama, seni bela diri, pakaian, dan budaya dari negara-negara Asia seperti misalnya Cina, Jepang, Mongolia, Korea, India, dan Tibet. Penampilan Suku Air kelihatannya dipengaruhi oleh budaya Inuit. Secara terang-terangan dapat ditemukan pengaruh dari seni dan sejarah China, anime Jepang, Hinduisme, Taoisme, Buddhisme,[1] dan Yoga.[2] Staf produksi memperkerjakan konsultan budaya, Edwin Zane, untuk meninjau naskah cerita.
Arti dari istilah Avatar
Istilah Avatar berasal dari bahasa Sanskerta, yaitu Avatāra, yang berarti "turun". Dalam mitologi Hindu, para dewa memanifestasikan dirinya dengan turun menjelma ke dunia untuk mengembalikan keseimbangan di muka bumi setelah mengalami zaman kejahatan, dan mereka disebut Sang Avatar. Aksara Cina yang muncul di atas kata "Avatar" pada pembukaan cerita berarti "Perantara Tuhan yang turun ke dunia fana".[3]
Ketika Aang masih kecil, ia tahu bahwa dirinya adalah seorang Avatar saat memilih empat mainan di antara ribuan mainan lainnya. Empat mainan tersebut adalah mainan yang sama dengan yang dipilih oleh para Avatar dari generasi sebelumnya ketika masih kecil, dan membuktikan bahwa Aang adalah reinkarnasi dari Avatar. Ini merupakan ujian yang sama dengan yang dilakukan oleh anak-anak Buddha di Tibet untuk menguji apakah ia merupakan reinkarnasi Tulku Lama. Menurut buku "Keajaiban dan Misteri di Tibet" karya Alexandra David-Néel, “beberapa benda seperti misalnya jimat, peralatan upacara, buku, cangkir teh,[4] dan lain-lain ditaruh bersama-sama, dan sang anak akan mengambil benda-benda, yang mana merupakan kepunyaan Tulku terdahulu, dan hal tersebut menunjukkan bahwa ia mengenali ingatannya pada kehidupannya yang terdahulu”
Nah... Dah tau kan Ceritanya Gimana Sih...??? Lebih Asik kan Lihat Movienya.... Klik di SINI aja klo mo download
Tips & Trik Mencari Uang Lewat Internet
Dunia internet bukan saja menawarkan informasi dan berita terkini, tapi juga menawarkan keuntungan finansial bagi yang tahu bagaimana memanfaatkan media ini untuk menghasilkan uang. Bagaimana dan seberapa besar keuntungan yang bisa dicapai lewat media ini? Simak lebih lanjut...
Kalau bicara mencari uang di internet, siapa saja bisa melakukannya dan sangat tergantung seberapa keseriusan orang yang ingin mendapatkan uang tersebut dan juga jumlah yang akan dihasilkan. Internet sendiri merupakan media yang dapat dikatakan cukup mudah untuk menghasilkan uang bagi mereka yang mengerti karena banyak sekali peluang untuk itu dan akan semakin bertambah dari hari ke hari. Situs yang ditujukan untuk komersial atau menghasilkan uang sendiri juga sangat banyak di internet saat ini dan bahkan ada situs yang memang dirancang khusus untuk itu.
Berikut kami sajikan beberapa cara yang biasanya dilakukan oleh netter untuk mendapatkan uang di internet:
1. Membuat situs untuk iklan, afiliasi dan promosi serta marketing online
Cara ini bisa dibilang paling efektif dalam mencari uang di internet dan bebas resiko karena netter hanya butuh situs baik yang gratis ataupun yang bayar sebagai media gratis 24 jam untuk menampilkan iklan seperti Google Adsense atau menjadikan situsnya sebagai afiliasi untuk promosi penjualan barang dari situs lainnya seperti afiliasi dengan Amazon (situs penjualan buku) di mana netter bisa mendapatkan komisi dari setiap buku yang dibeli oleh netter lainnya yang masuk lewat link dari situs.
Kelebihan: bebas resiko dan mudah dilakukan
Kekurangan: netter butuh waktu untuk membuat situs dan butuh pengetahuan untuk itu serta harus sering meng-update situs supaya sering dikunjungi netter lainnya
Penghasilan: tergantung dari jumlah "hit" (netter yang mengunjungi situs) per hari
Contoh situs: adsense.com - amazon.com
Artikel terkait: 10 Tips & Trik Google Adsense Bagi Pemula
2. Menjadi internet trader
Cara ini juga cukup efektif bagi yang rajin dan yang hobi belajar trading mata uang (Forex) karena kalau netter sampai menjadi seorang ahli trading, penghasilan yang di dapat juga bisa sangat tinggi dan bisa mendapat ratusan hingga puluhan ribu dollar per-minggu atau per-bulan. Saat ini banyak media yang menyediakan trading gratis untuk belajar dan bahkan bisa mendapatkan uang gratis untuk trading sesungguhnya seperti di Marketiva.
Kelebihan: menjanjikan keuntungan finansial yang sangat besar dan untuk pemula tidak perlu modal awal
Kekurangan: butuh waktu untuk belajar dan pengalaman untuk menjadi ahli trading
Penghasilan: tergantung seberapa rajin anda belajar dan kepintaran anda dalam ber-trading. Seorang ahli trading rata-rata bisa mendapatkan profit ribuan hingga ratusan ribu dollar per-minggu
Contoh situs: marketiva.com
Artikel terkait: Internet Trader GRATIS + INCOME Ribuan Dollar --- Info Forex Trading Untuk Pemula
3. Ber-investasi online
Cara ini mengandung resiko (bisa rugi) dan butuh modal awal untuk bisa mendapatkan profit. Untuk berinvestasi online sendiri juga butuh waktu belajar, pengalaman dan harus mengikuti ketentuan investasi baru bisa menikmati profit pada akhirnya. Banyak netter di luar negeri yang hidup dari investasi online ini dan biasanya mereka yang sudah lama berkecimpung atau yang sudah berpengalaman di bidang ini.
Kelebihan: cara yang mudah untuk mendapatkan keuntungan karena tidak membutuhkan keahlian apapun asal punya modal
Kekurangan: berpotensi rugi (kehilangan modal) kalau tidak hati-hati dalam berinvestasi karena banyak investasi yang menipu atau gagal bayar bahkan bangkrut karena salah kelola atau salah manajemen
Penghasilan: bervariatif tergantung dari nilai modal investasi dan profit yang dijanjikan
Contoh situs: hyipxfile.com - ketok.com/info
Artikel terkait: Seluk Beluk HYIP (Investasi Bunga Tinggi) Untuk Pemula --- Tips Penting Sebelum Memulai Investasi di Bidang Keuangan
4. Dibayar untuk beraktifitas di internet
Cara ini juga bisa dikatakan sangat mudah tapi bisa menghabiskan waktu yang sangat banyak sedangkan profit yang didapat biasanya jumlahnya sedikit dan baru dibayar setelah mencapai jumlah tertentu yang biasanya baru bisa didapat setelah berbulan-bulan. Cara ini biasanya dilakukan oleh netter dengan mendaftarkan diri mereka untuk ikut program membaca e-mail iklan, klik iklan, surfing di internet, posting berita atau blog, memakai search engine yang semuanya biasanya ditawarkan gratis
Kelebihan: termasuk cara mudah juga untuk mendapatkan uang dan tidak memerlukan modal awal berupa uang
Kekurangan: cara ini memerlukan waktu yang cukup banyak dan pada umumnya cukup membuang waktu, belum lagi kalau ada program yang tidak membayar
Penghasilan: tidak efektif dan jumlah uang yang dihasilkan biasanya sangat kecil
Contoh situs: mylot.com
5. Jualan produk, barang dan jasa lewat internet (e-commerce)
Cara ini biasanya dilakukan oleh netter yang mempunyai produk, barang dan jasa yang nilainya bisa menjual dan menghasilkan uang. Mereka biasanya membuat situs yang bisa mendukung dan memberikan informasi tentang apa yang akan dijual mereka.
Kelebihan: termasuk cara efektif untuk menghasilkan uang lewat penjualan online dan promosi produk sekaligus
Kekurangan: butuh produk, barang dan jasa serta modal, pengetahuan mengelola situs dan juga sekuriti untuk situs
Penghasilan: bervariatif tergantung dari nilai produk, barang dan jasa serta daya dan jumlah pembeli dari pengunjung situs
Contoh situs: bhineka.com
Kesimpulan
Kalau seorang netter bisa memanfaatkan 3 dari 5 cara di atas secara efektif, saya yakin dia akan bisa memperoleh jumlah finansial yang memadai dan jumlahnya akan makin bertambah dari hari ke hari. Memang masih ada beberapa cara yang bisa dilakukan orang atau netter untuk bisa mendapatkan uang dan kelima cara di atas hanya mewakili cara yang pada umumnya dilakukan oleh orang atau netter untuk mendapatkan uang di internet.
Modal utama anda sebenarnya cuma butuh komputer yang terkoneksi ke internet untuk bisa menghasilkan uang walau beberapa cara di atas juga memerlukan modal awal untuk supaya bisa memulainya. Kecepatan koneksi mungkin juga akan sangat berpengaruh dalam beberapa hal untuk bisa memperlancar usaha anda untuk mendapatkan uang di internet.
Selama mencoba!
Penulis: Erwin
_______________
source : http://www.ketok.com/index.php?news_id=1369&start=0&category_id=17&paren

Nyoba2.. Produk Baru.. selain YM... tapi bisa dipake ID YM... bagus sih... Coba aja Download.... ini sekilas REVIEW Product aja.... klik di gambar untuk download ....
Pidgin is a multi-protocol Instant Messaging client that allows you to use all of your IM accounts at once.
Pidgin can work with:
* AIM
* Bonjour
* Gadu-Gadu
* Google Talk
* Groupwise
* ICQ
* IRC
* MSN
* MySpaceIM
* QQ
* SILC
* SIMPLE
* Sametime
* XMPP
* Yahoo!
* Zephyr
Pidgin is free software. It is licensed under the GNU General Public License (GPL) version 2. This means you are free to use it and to modify it, but if you distribute your modifications you must distribute the modified source code as well.
Andra & The Backbone - Season2 - Main Hati

Seribu wanita yang pernah singgah
Hanya datang dan pergi dan tak ada hati
Kau pun datang ada yang berbeda
Mengapa begini apa yang terjadi
Tak pernah sebelumnya
Tak pernah ku duga
Reff:
Ku akui ku main hati (ku main hati 2x)
Ku tak bisa tuk memungkiri
Ku main hati
Bersamamu ku rasakan
Yang tak pernah kurasakan sebelumnya
Pencarianku berakhir
Karna ku tlah temukan dirimu
Back to Reff: (2x)
Ku main hati … Ku main hati
Ku main hati … Ku main hati
DOWNLOAD MP3 MAIN HATI .. Andra & The Backbone
Ramalan Hidup
Setelah sekian lama cari di google search engine, akhirnya saya menemukan salah satu ramalan menurut tanggal lahir TERBAIK dan TERLENGKAP yg pernah saya temui... mau download...??? silahkan ... pasti cocok dengan hidup kamu, dan ramalan rejeki kamu sampai akhir hidup deh..
DOWNLOAD RAMALAN
Edy's Back
Setelah 6 bulan istirahat, dan setelah otak kembali segar... akhirnya saya memutuskan untuk kembali nGeblog-riA... silahkan menikmati blog... ini .. hehehe ada apanya..?? lihat aja...







